CATATAN REDAKTUR SUARA KOTA PONTIANAK
MENJAGA MENTAL AGAR TETAP STABIL
Keagungan dan teknologi Islam di-jaman Nabi Musa as.
Pada zaman ini ilmu bukan saja bisa dipelajari oleh manusia melalui guru zahir, ilmu Allah dan teknologi bisa diterima dan di-ajarkan oleh guru gaib, contoh-nya adalah Nabi Musa belajar Ilmu gaib dari Nabi Khaidir as.
Jika di-jaman Nabi Musa manusia bisa belajar ilmu gaib dengan Nabi Khaidir mengapa di-saat ini manusia tidak bias belajar ilmu yang sama dengan Khaidir atau Wali-wali Allah yang lain? Sedangkan Khaidir tidak mati, dan Wali-wali Allah yang gaib semua-nya hidup tidak mati sampai dengan hari ini, kenapa?
Teknologi dan Ilmu Allah yang tinggi juga di-kuasai oleh umat-umat di-jaman Nabi Daud yaitu :
MENGAPA CATATAN-CATATAN ADA DIHADAPAN ANDA?
MELIHAT banyak-nya dari kalangan ahli Tasauf bersikap enggan untuk berterus-terang tentang Ilmu-nya kepada masyarakat, mungkin hal ini karena takut timbul-nya pertentangan antara ahli Syareat dan Tasawuf atau akibat kesan pertarungan para ahli Syareat dan Tasawuf di-jaman dulu, oleh sebab itu pesan untuk menutupi rahasia Ilmu Tasawuf ini di-warisi oleh Ulama-ulama Tasawuf sekarang, tetapi tentunya banyak hal juga yang menjadi pertimbangan hingga pengetahuan ini sengaja di-tutup-tutupi diantaranya adalah untuk meng-hindari fitnah karena ketidak siapan masyarakat awam untuk mendengar hal-hal yang tidak pernah mereka dengar di bangku sekolahan secara formal atau dari lingkungan masyarakat dan keluarga-nya.
MELIHAT banyak-nya dari kalangan ahli Tasauf bersikap enggan untuk berterus-terang tentang Ilmu-nya kepada masyarakat, mungkin hal ini karena takut timbul-nya pertentangan antara ahli Syareat dan Tasawuf atau akibat kesan pertarungan para ahli Syareat dan Tasawuf di-jaman dulu, oleh sebab itu pesan untuk menutupi rahasia Ilmu Tasawuf ini di-warisi oleh Ulama-ulama Tasawuf sekarang, tetapi tentunya banyak hal juga yang menjadi pertimbangan hingga pengetahuan ini sengaja di-tutup-tutupi diantaranya adalah untuk meng-hindari fitnah karena ketidak siapan masyarakat awam untuk mendengar hal-hal yang tidak pernah mereka dengar di bangku sekolahan secara formal atau dari lingkungan masyarakat dan keluarga-nya.
Juga melihat banyak dari masyarakat beranggapan bahwa ilmu Tasawuf adalah ilmu yang hanya di-gunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan Klenik (per-dukun-an) yaitu sekedar untuk ilmu pengasihan, ilmu jampi-jampi, ajimat-ajimat mereka tidak sadar dan tidak di-sadar-kan bahwa ilmu Tasawuf inilah yang dikuasai oleh para Rasul, para Wali-wali Allah.
Juga karena kurang-nya minat umat Islam untuk mendalami Ilmu Tasawuf ini akaibat kurang-nya dorongan dari masyarakat dan pihak-pihak yang ber-kompeten untuk mengalakan pengajian Ilmu Hakekat dan Makrifat (Tasawuf).
Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan Ilmu Makrifat ini akan lenyap dan mengakibatkan generasi-generasi Islam yang muda akan buta untuk mengenali Tuhan-nya.
Oleh karena itu masyarakat harus sadar bahwa Syareat saja tanpa Hakekat bagai senapan yang tidak berpeluru (tidak ada guna-nya), sudah menjadi tanggung jawab kita semua yang mengaku dirinya Islam harus mencari dan mendalami Ilmu Tasawuf.
Agar menciptakan masyarakat yang ber-kwalitas dan mengetahui Hakekat hidup yang sebenar-nya maka kami sengaja menyebarkan pengetahuan ini agar ter-lahir generasi-generasi yang mempunyai kemampuan untuk mengembalikan jaman kejayaan Islam seperti di jaman kebangkitan Nabi-nabi dan Rasul-rasul dahulu.
INILAH SEBAHAGIAN JAMAN KEBANGKITAN DAHULU :
Ilmu-ilmu yang di-ajarkan kepada Nabi Sulaiman di jaman-nya
Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan Ilmu Makrifat ini akan lenyap dan mengakibatkan generasi-generasi Islam yang muda akan buta untuk mengenali Tuhan-nya.
Oleh karena itu masyarakat harus sadar bahwa Syareat saja tanpa Hakekat bagai senapan yang tidak berpeluru (tidak ada guna-nya), sudah menjadi tanggung jawab kita semua yang mengaku dirinya Islam harus mencari dan mendalami Ilmu Tasawuf.
Agar menciptakan masyarakat yang ber-kwalitas dan mengetahui Hakekat hidup yang sebenar-nya maka kami sengaja menyebarkan pengetahuan ini agar ter-lahir generasi-generasi yang mempunyai kemampuan untuk mengembalikan jaman kejayaan Islam seperti di jaman kebangkitan Nabi-nabi dan Rasul-rasul dahulu.
INILAH SEBAHAGIAN JAMAN KEBANGKITAN DAHULU :
Ilmu-ilmu yang di-ajarkan kepada Nabi Sulaiman di jaman-nya
- Membangun istana dengan air.
- Menggunakan tenaga gaib untuk membangun jalan raya.
- Kemampuan berbicara dengan binatang.
- Manusia yang mempunyai kemampuan untuk terbang tanpa menggunakan alat
- Memberikan ilmu kepada manusia untuk berjalan di-atas air.
- Ilmu-ilmu yang di-capai dan dikuasai oleh manusia dijaman Nabi Yusup as,
- Ilmu teknologi men-tabir mimpi
Keagungan dan teknologi Islam di-jaman Nabi Musa as.
Pada zaman ini ilmu bukan saja bisa dipelajari oleh manusia melalui guru zahir, ilmu Allah dan teknologi bisa diterima dan di-ajarkan oleh guru gaib, contoh-nya adalah Nabi Musa belajar Ilmu gaib dari Nabi Khaidir as.
Jika di-jaman Nabi Musa manusia bisa belajar ilmu gaib dengan Nabi Khaidir mengapa di-saat ini manusia tidak bias belajar ilmu yang sama dengan Khaidir atau Wali-wali Allah yang lain? Sedangkan Khaidir tidak mati, dan Wali-wali Allah yang gaib semua-nya hidup tidak mati sampai dengan hari ini, kenapa?
Teknologi dan Ilmu Allah yang tinggi juga di-kuasai oleh umat-umat di-jaman Nabi Daud yaitu :
- Me-merdu-kan suara seperti burung
- Membuat pedang dari logam hanya dengan tangan saja.
- Di-jaman Nabi Isa as, manusia dapat menguasai teknologi Ilmu pengobatan yang paling tinggi,
- Menguasai teknologi pengobatan untuk semua penyakit
- Menghidupkan orang yang telah mati
- Berbicara dengan orang mati
- Hingga Isra’ Mi’raj Rasullullah s.a.w.
Itulah sebahagian dari Ilmu dan teknologi-teknologi Islam yang terbukti dan telah di-capai oleh manusia Islam beriman dan mengenal Allah dari jaman Adam sampai ke-jaman Rasullullah s.a.w.
Umat Islam dan manusia seluruhnya hingga saat ini pun tidak dapat menempuh dan menguasai derajat teknologi di-jaman manusia-manusia kenal Allah, terutama di-jaman kebangkitan Nabi-nabi dan Rasul-rasul dahulu.
Apakah mungkin kita dapat kembali ke jaman keagungan dan dapat menguasai Ilmu Allah dan teknologi Islam yang tinggi?
Kalau-lah martabat Islam dapat kembali menjulang tinggi di mata dunia maka terbukti pula betapa sempurna-nya dan Mulia-nya Islam ini.
Umat Islam dan manusia seluruhnya hingga saat ini pun tidak dapat menempuh dan menguasai derajat teknologi di-jaman manusia-manusia kenal Allah, terutama di-jaman kebangkitan Nabi-nabi dan Rasul-rasul dahulu.
Apakah mungkin kita dapat kembali ke jaman keagungan dan dapat menguasai Ilmu Allah dan teknologi Islam yang tinggi?
Kalau-lah martabat Islam dapat kembali menjulang tinggi di mata dunia maka terbukti pula betapa sempurna-nya dan Mulia-nya Islam ini.
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Komentar
Posting Komentar
SKP : MENANTI KOMENTAR ANDA DALAM RANGKA MEMBERIKAN MASUKAN SARAN DAN PENDAPAT.....