SANG MURSYID (11)

INISIASI adalah awal perjalanan untuk menempuh dunia spritual yang Maha Dhasyat!
Inisiasi = Inisiatif = Bai’at = Ijab Kabul = Pembukaan Jiwa
Setiap kita dipenuhi oleh begitu banyak halangan dan rintangan baik yang kasat maupun yang tidak kasat mata.
Dengan inisiasi maka akan dibukakan “Gerbang Kebijaksanaan.”
Tujuannya : Menemukan Tuhan dalam diri kita, Menyelam kedalam Diri sendiri.
Hanya melalui jalan Inisiasi seseorang dapat berjalan menemukan Tuhannya yang menjadi Rahasia kedalaman dirinya yang Agung dan Mulia. (maksudnya : TUHAN TIDAK BERADA DILUAR DIRI MANUSIA) Inisiasi dilakukan pada saat kita benar-benar tulus ingin mengetahui Kerajaan Allah swt dalam diri.
Kita semua memiliki kerajaanNya masing-masing dalam diri.
Bahkan yang menjadi Rajanya adalah “Kita”. Sayangnya kita telah lupa bahwa kita adalah seorang Raja.
Melalui inisiasi ini, kita akan di bantu untuk menemukan kembali “Kerajan yang hilang “, hanya cukup dengan menekan “tombol” saja maka terbukalah gerbang menuju ke Kerajaan yang hilang itu.
Dari sana kita akan mengetahui Kebijaksanaan kita. Jadi pada dasarnya kita telah memiliki itu semua, seorang Mursyid tidak memberikan kepada kita apa-apa, hanya membantu kita untuk menemukannya kembali.
Oleh karena itu kita perlu menemui “seseorang” yang dapat mengingatkan terhadap “tempat” awal dan akhir perjalanan hidup kita.
Sekali lagi (ini penting).. bahwa guru datang bukan untuk memberikan sesuatu yang baru dari kita bahkan dari pengetahuan kita sekalipun, tapi guru datang untuk meningatkan kembali “tempat” awal dan akhir perjalanan hidup,
Inisiasi bukan hanya menunggu seorang guru datang menghampiri, namun ini adalah inisiatif dari kita sebagai seorang murid untuk mencari guru yang dapat menghidupkan kembali Rona Kehidupan Spritual Sejatinya.
Kalau sudah bertemu “sesesorang” yang mampu menyalakan Cahaya Kemuliaan yang ada dalam diri, tunggu apalagi !!! segeralah ber-inisiasi kepadanya.
Proses inisiasi harus ada “sebab” yang di-nyatakan oleh calon murid, sekalipun seorang Mursyid dapat melewati “sebab” namun itu adalah “Keberkahan” bagi calon murid.

Ketahuilah bahwa semua itu selalu melalui tahapan-tahapan.
Tidak bisa “Bimsalabim jadi apa aba kedabra, Prokk… Prokk… Proookk….“ langsung jadi.
Karena, KUN FAFAKUN bukan BIMSALABIM bukan juga ABRAKADABRA.
Kun Fayakun = Proses = Hukum Tuhan = Hukum Alam.
Dan semua-pun tunduk kepada Hukum Alam ini termasuk Tuhan itu sendiri yang telah menciptakan hukum alam. (maksudnya : walaupun sebenarnya Tuhan itu mampu namun DIA tidak bersifat “semau gue” seperti kebanyakan orang-orang yang telah membuat peraturan kemudian dia juga yang melanggarnya).
Jadi dalam hal kita mempelajariNya maka di butuhkan Kesabaran dan Ketekunan untuk mengikuti semua tahapan-tahapan itu semua.
Saat inisiasi berlangsung, Mursyid memberikan kita kesempatan untuk menembusnya sekali dan untuk selamanya.
Akan ada banyak tingkatan yang perlu dilalui dan ditemukan.
Inisiasi ini hanya permulaan dan merupakan langkah awal yang besar, saat itu Mursyid akan menarik semua Daya Kuasa ke atas kepala kita agar kita bisa melihat cahaya batin dan kemudian setelah itu… bersiap-siaplah untuk pergi mengunjungi banyak tempat-tempat yang Indah…
Bahwa : Tujuan inisiasi adalah “Menemukan Tuhan dalam Diri”. Inilah tujuan yang Mulia.. karena tujuan dari semua tujuan peribadatan adalah menemukan Tuhan.
“Aku Aset-mu, Aku ciptakan kamu agar Mengenal KU” kalau demikian maka semestinya semua aktifitas Kehidupan ini berjalan pada Proses penemuan AKU.
Tuhan tidak mungkin turun dari langit ke bumi dan “berteriak” wahai manusia inilah Tuhan-mu, tidak demikian DIA mengenalkan Dirinya, melainkan melalui kearifan para Mursyid, Ia mengenalkan Dirinya yang sejati (maksudnya : bukan melalui Malaikat tapi melalui manusia seperti kita juga)
Pengetahuan ke-ILAHI-an yang Sempurna tidak di dapatkan dengan cara membaca dan tidak di ajarkan dengan kata-kata, karena seorang Mursyid bukan Mengajarkan tetapi MENYELARASKAN sehingga murid bisa menjadi instrument bagi Tuhan-nya untuk berkreasi.
Hakekatnya kita semua telah memiliki pengetahuan akan Ketuhanan ini, bahkan lebih dari itu, kita pernah menyaksikan (Syahadah) terhadap Tuhan kita masing-masing.
“Bukankah Aku ini Tuhan-mu..? Ya, kami bersaksi bahwa Engkau adalah Tuhan kami”

Jadi jelas tugas Mursyid hanya Menyelaraskan saja, karena “Tak seorang-pun yang bisa memberikan pengetahuan spritual kepada kita, melainkan pengetahuan itu sudah ada dalam batin setiap kita”
Mursyid datang meletakkan cahaya dalam hati muridnya kalau memang tidak ada cahayanya agar dapat menyaksikan dan berhubungan kembali dengan Daya Kuasa Tuhan dalam dirinya (maksudnya : seperti Ahli listrik, dirumah itu sudah ada kabel sudah ada lampu tapi tidak ada cahaya, kemudian Ahli listrik itu membetulkan semuanya maka muncullah cahaya).
Saudaraku yang Mulia, Anda akan terus bertanya sepanjang anda terus membaca.
Dan tiada seorangpun yang dapat memberikan jawaban yang memuaskan kepada anda.
Waktu anda sangatlah berharga, seperti juga waktu saya.
Namun, jika waktu anda tidak berharga maka waktu saya sangat berharga.
Saya tidak mempunyai waktu untuk berkeliling dengan Bus dan Pesawat hanya untuk bersenang-senang, bermalas-malasan atau bersantai-santai ria. Kalau memang itu yang anda lakukan, maka janganlah mengeluh :
Bahwa anda tidak mendapatkan apa-apa,
Bahwa anda tidak tahu mengapa anda datang kesini,
Bahwa anda tidak tahu mengapa anda sedang duduk ditempat anda sekarang.
Sungguh..! Anda tidak bisa berharap terlalu banyak sementara anda tidak melakukan apa-apa.

Hati sebagian orang terkadang sedemikian sulitnya dan kerasnya, bahkan saat mereka sedang duduk di Hadirat Tuhan-pun tidak membuat hati mereka tegerak.
Bayangkan.! Daya Kuasa yang Maha Tinggi saja tidak dapat menyentuh mereka.
Sementara Daya Kuasa ini dapat menghancurkan Gunung, dapat mengeringkan Lautan bahkan dapat membuat seluruh Alam Semesta hancur lebur menjadi debu., tetapi tidak dapat menyentuh hati sebagian manusia ini. Saya sangat khawatir, entah mau jadi apa nantinya manusia seperti ini…..

Related Posts



Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Link

Komentar

SUARA KOTA PONTIANAK

ENTER YOUR EMAIL ADDRESS :

DELIVERED BY SUARA KOTA PONTIANAK ||| 🔔E-mail : ptmkspontianak@gmail.com

🚀POPULAR POST

KRONOLOGI JATAH SAHAM PERPANJANGAN KONTRAK DENGAN FREEPORT DIREALESE OLEH PROF MAHFUD MD PADA MEDSOS TWITTER

My blogs

POTENSI KORUPSI DANA BANSOS DI MASA PANDEMI COVID-19

Pripacy Policy

Disclaimer

🔂 FOLLOWERS