KALAM TERDALAM (5)
Tak
ada “pesta pora” dan kenikmatan di dalam surga setelah kemunculan-Ku di
sana, dan tak ada kesendirian, kesengsaraan dan kebakaran di dalam
neraka setelah sapaan-Ku kepada para penghuninya.
(Maksudnya
: keinginan dan kenikmatan terbesar manusia di alam akhirat itu
hanyalah perjumpaan dengan Allah swt. maka kenikmatan di dalam surga dan
kesengsaraan di dalam neraka tidak akan
terasa jika dihadapkan pada kenikmatan perjumpaan dengan Allah swt, meski itu hanya dalam bentuk sapaan belaka).
Jangan
peduli pada surga dan apa yang ada di sana, maka engkau akan melihat
Aku tanpa perantara. Dan jangan peduli pada neraka serta apa yang ada di
sana, maka engkau akan melihat Aku tanpa perantara.
Para
penghuni surga disibukkan oleh surga, sebagian penghuni surga
berlindung dari kenikmatan didalamnya, dan para penghuni neraka
disibukkan oleh-Ku, sebagian penghuni neraka berlindung dari jilatan
api.
(Maksudnya
: Penghuni surga yang berlindung dari kenikmatan, mereka terlena
sehingga lupa akan kenikmatan yang paling besar, yakni perjumpaan dengan
Allah swt)
Sesungguhnya
Aku memiliki hamba-hamba “Khusus” yang Derajat mereka tidak diketahui
oleh siapapun dari penghuni dunia maupun penghuni akhirat, dari penghuni
surga ataupun neraka, tidak juga malaikat malik ataupun ridwan, karena
Aku tidak menjadikan mereka untuk surga maupun untuk neraka, tidak untuk
pahala ataupun siksa, tidak untuk bidadari, istana maupun
pelayan-pelayan mudanya. Maka beruntunglah orang yang mempercayai
mereka…Di antara tanda-tanda mereka di dunia adalah :
Tubuh-tubuh
mereka terbakar karena sedikitnya makan dan minum, Nafsu mereka telah
hangus dari syahwat, Hati mereka telah hangus dari pikiran dan perasaan
buruk, Ruh-ruh mereka juga telah hangus dari pandangan yang melalaikan.
Mereka adalah pemilik ke-Abadi-an yang terbakar oleh Cahaya perjumpaan.
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Komentar
Posting Komentar
SKP : MENANTI KOMENTAR ANDA DALAM RANGKA MEMBERIKAN MASUKAN SARAN DAN PENDAPAT.....